Friday, July 23, 2010

Motivational Words

As you aspire to be more successful in life, your attitude towards yourself and others will play a huge role. Positive people learn how to handle life's challenges differently and use these opportunities to grow. So can you!

Everyone wants a better life and if you are constantly working on self improvement, you will develop more self-confidence, better self-esteem and greater internal motivation to be the best. When you learn the secrets of teamwork and leadership, interpersonal communication skills and service, you can apply them to all aspects of your daily life.

Here are some motivational word that maybe can MOTIVATED U to CATCH UR DREAM !!!


"Inaction breeds doubt and fear. Action breeds confidence and courage. If you want to conquer fear, do not sit home and think about it. Go out and get busy"
~ Dale Carnegie


"If you don't go after what you want, you'll never have it. If you don't ask, the answer is always no. If you don't step forward, you're always in the same place."
~ Nora Roberts


"Do not go where the path may lead, go instead where there is no path and leave a trail."
~ Ralph Waldo Emerson

"In any moment of decision, the best thing you can do is the right thing. The worst thing you can do is nothing."~ Theodore Roosev


"Those who try to do something and fail are infinitely better than those who try to do nothing and succeed."
~ Lloyd Jones

"To be always intending to make a new and better life but never to find time to set about it is as...to put off eating and drinking and sleeping from one day to the next until you're dead."
~ Og Mandino

"Even if you are on the right track, you will get run over if you just sit there."
~ Will Rogers

Surat Kontrak Kerja

Blogers...
Biar dikata kita udah berkali-kali ngalamin pindah kerja n bolak-balik kudu tanda tangan surat kontrak....pliiiiiiiiiiiiissss perhatiin bener-bener setiap detail n point pentingnya. Jangan ampeee ketipu seperti apa yang aku n cami aku alamin (saking keburu-buru harus baca file yang lain - jadi ga teliti). Sekarang waktu kita ada masalah n ketidak adilan...mereka nembak mati kita dengan kata-kata ini "TERTULIS GAK DI SURAT KONTRAK KERJA KAMU ?!!!"......grrrrr !!!

Kontrak kerja merupakan standar umum dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan yang sudah semestinya dimiliki setiap perusahaan. Kontrak kerja dapat dikatakan sebagai perjanjian tertulis antara pihak perusahaan dan pegawainya. Perjanjian resmi ini merupakan bukti ikatan kerja sama antara kedua belah pihak, yang berisi kewajiban dan hak masing-masing pihak.

Karena begitu pentingnya isi surat kontrak kerja tersebut, maka pastikan Anda membaca dengan sangat seksama dan teliti setiap kalimat yang tertera di atas surat kontrak yang akan anda tanda tangani. Kesempatan untuk mengoreksi isi surat tersebut akan hilang bila anda sudah menggoreskan tanda tangan diatasnya.

Berikut ini beberapa hal pokok yang wajib tercantum dalam surat kontrak kerja :

1

Pengangkatan
Dalam surat kontrak kerja harus tertulis dengan jelas jabatan yang akan Anda pangku. Perhatikan pula job deskripsi agar Anda tahu batasan-batasan pekerjaan yang akan Anda tangani dan juga menghindari terjadinya kekecewaan dan penyesalan karena merasa beban pekerjaan terlalu berat.



2

Informasi Gaji
Pastikan nominal gaji yang akan diterima tertera dengan jelas dalam surat perjanjian kerja tersebut, agar Anda terhindar dari persoalan ketidaksesuaian jumlah rupiah antara kontrak dengan kenyataan. Perhatikan pula keterangan tentang cara perhitungan pembayaran gaji, waktu pembayaran gaji, dan juga perihal kenaikan gaji.



3

Jadwal kerja dan Lokasi Penempatan
Jadwal kerja yang dimaksud meliputi jam kerja, lembur, waktu istirahat dan libur. Informasi ini sangat penting sehingga Anda bisa memperhitungkan waktu serta besarnya biaya transportasi yang akan dikeluarkan.



4

Pemutusan Hubungan Kerja
Pada bagian ini membahas berbagai kondisi yang bisa menyebabkan seorang karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja atau dipecat. Jangan sampai hanya karena kelalain kecil, posisi Anda di perusahaan terancam. Perhatikanlah segala ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan dengan cermat.


KENALI TUJUAN ANDA BEKERJA
Sebelum tanda tangan kontrak, kenali dulu tujuan dan kebutuhan anda bekerja. Beberapa pekerjaan yang bermobilitas tinggi seakan menuntut anda mendedikasikan 24 jam sehari untuk pekerjaan.

Beban berlebih atau jam kerja tak terkendali tentu tak akan disebut dalam kontrak kerja. Salah-salah perusahan dianggap memeras karyawan. Kalau hal seperti itu terjadi,hadapilah dengan positive thingking. Lebih baik ambil manfaat yang bisa didapat dari pekerjaan yang menantang itu.

Saat karier makin berkembang dan atasan anda minta atasan anda minta anda melakukan tugas di luar job desc, lakukan semampunya. “Anggap saja anda sedang belajar sesuatu yang baru. Hal ini akan memberi nilai positif pada diri anda.”

Bagi anda yang sudah bertekad untuk manjadi karyawan yang selalu haus ilmu dan tak berkeberatan untuk bekerja keras, Anda justru bisa memanfaatkannya untuk memperkaya wawasan dan pengalaman.

HARUS BERANI BERTANYA

Kontrak kerja resmi dibuat sedemikian rupa dan mengandung bahasa hukum, yang cukup kental. Anda perlu tahu arti yang tekrkandung di setiap kalimat dengan baik. Jangan sampai ada hal-hal yang tak anda ketahui maksudnya. “ Pahami semua kalimat yang tertulis. Jika ada yang tidak anda pahami, jangan malu untuk minta klarifikasi.”

Mita, 31 tahun, baru saja mendapat promosi. Dalam kontrak, tertulis jabatan, “ Sales dan/atau Marketing Manager.” Mita yang lebih suka pemasaran , menyatakan keberatan atas tugas sales. Setelah bernegoisasi, sang atasan tidak berkeberatan mengganti kontrak promosi Mita.

Mendapat promosi, sebaiknya juga dilandasi dengan kontrak yang sesuai. “Selain sebagai pengakuan atas jabatan baru, kontrak baru juga jadi jaminan keamanan, ‘ kata Imaniati. “ Untuk menghindari risiko posisi yang baru anda dapatkan diambil oleh orang lain.”

BERTINDAK POSITIF

Bukan pertama kalinya seorang pegawai tak punya bukti tertulis mengenai statusnya sebagai karyawan. Dengan kata lain, ia tak pernah tanda tangan kontrak kerja.

Seperti pengalaman Dita, 28 tahun, media planner di sebuah perusahaan periklanan yang kini sudah ditutup. “ Saat masa percobaan selesai, saya tak diminta menandatangani kontrak kerja. Beberapa bulan berlalu, saya tak kunjung disodori kontrak kerja. Lau saya bertanya pada seorang rekan yang sudah 3 tahun bekerja. Rupanya ia juga sama sekali tidak pernah melihat kontrak ekrjanya, “ kata Dita. Kebetulan, ia mendapat pekerjaan di perusahan lain yang lebih mapan. Tak lama setelah Dita keluar , terbetik kabar kalau mereka gulung tikar.

“ Reputasi perusahan juga sangat menentukan, ‘ ungkap Imaniati. Perusahaan yang punya reputasi bagus biasanya tak menganggap sepele kontak kerja.Pada beberapa perusahaan kecil yang kurang tertib administrasinya, kasus yang dialami Dita bisa terjadi.

“Karena kontrak kerja sangat penting, jangan takut untuk menanyakannya, “ saran Imaniati. Bisa jadi perusahaan akan memberi alasan tak sempat membuat atau tak punya standar baku kontrak kerja. “Bersikaplah proaktif dengan mengajukan draft kontrak kerja, “ saran Imaniati. Dengan demikian, perusahaan bisa membuatkan kontrak kerja yang anda perlukan.

TIPS NEGOISASI KONTRAK

Siapkan dengan matang. Buat survey kecil-kecilan diantara teman seprofesi tentang job descriptions, gaji, bonus yang didapat. Negoisasikan saat perusahan membuat kontak kerja untuk anda.
Jangan kelihatan terlalu antusias. Meski anda sedang putus asa mencari pekerjan baru, tak perlu diperlihatkan. Perusahaan akan mengira Anda pasti mau menerima pekerjaan apa saja.
Jangan hanya pikirkan uang. Mungkin ada hal lain selain gaji. Mungkin perusahaan tak menawarkan gaji yang memukau mata, tapi pikirkan kesempatan dan pengalaman lain yang bisa diperoleh untuk memperkaya wawasan
Jangan bohong. Berikan keterangan yang jujur saat negoisasi kontrak kerja. Karena jika ketahuan, justru akan menyusahkan anda di kemudian hari.


KEMANA HARUS MENGADU ?

Punya masalah dengan kontrak kerja ? Atau masalah ketenagakerjaan lainnya ? Departemen Tenaga Kerja telah menyediakan layanan konsultasi untuk umum.Tanpa proses yang berbelit dan tak dipungut bayaran. Hubungi :

Bagian Humas Depnaker
Jl. Gatot Subroto Kav. 51, Jakarta
Telp 021- 525 2748 begin_of_the_skype_highlighting 021- 525 2748 end_of_the_skype_highlighting
Setiap hari kerja

Tertindas


Hai blogers....
Hmmmm cuaca tahun ini bisa dibilang aneeeeeeh banged. Yang biasanya kita tau, musim ujan kan setiap bulan yang " ber- " (September-Oktober-November-Desember) nah sekarang dari Januari-pun udah ujaaaan mulu. Banjir dimana-mana, macet dimana-mana, kemiskinan dimana-mana, kecelakaan n bencana dimana-mana.... GAK BEREEESS !!! Sama ga beresnya dengan keadaan kantor aku yang sekarang.

Fuiih cukup ternganga juga kerja di perusahaan yang ganti nama 2x. Kalo posisi kita merger atau mungkin di akuisisi dengan keadaan di Indonesia blm pernah ada nama perusahaannya mah enak-enak aja, coz kita langsung bisa masuk ke mindset nasabah kalo itu hanya ganti nama. Naaah kalo kasusnya DIBELI dengan perusahaan yang udah punya nama yang notabene "kurang" baik di mindset nasabah, itu yang repot...KABUUR semuanya.


Baruuu aja jalan 1 bulan dari masa akuisisi, udah banyak ketimpangan yang kita alami. Dari overtime yang ga di bayar, dari ga kejelasan job desk, ampe kesemena-menaan pihak peng-akuisi yang "mengambil alih SEMMMUUUAAAA" system, ilmu, management n yang terpenting duit kita. DAMNNNN !!!

Semua big boz udah geraaaaaaaah ma kelakuan si pengakuisisi itu, ide maupun pendapat kita untuk pengenalan management n cara kita mengelola system maupun program di tolak mentah-mentah. Mereka hanya menyerap ilmu yang kita punya untuk sementara aja...sesudahnya...."goodbyeeee !! lempar ke laut !".

Loh kok pada bengong....THATS the REAL FACT !!

(''_")' hmmmmmph !!! EMOSIIIII !!!! Banged ; sabar...sabar... !!

Well...aku jelasin sedit tentang perbedaan akuisisi dan merger.

Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu, dimana perusahaan yang me-merger mengambil/membeli semua assets dan liabilities perusahaan yang di-merger dengan begitu perusahaan yang me-merger memiliki paling tidak 50% saham dan perusahaan yang di-merger berhenti beroperasi dan pemegang sahamnya menerima sejumlah uang tunai atau saham di perusahaan yang baru (Brealey, Myers, & Marcus, 1999, p.598). Definisi merger yang lain yaitu sebagai penyerapan dari suatu perusahaan oleh perusahaan yang lain. Dalam hal ini perusahaan yang membeli akan melanjutkan nama dan identitasnya. Perusahaan pembeli juga akan mengambil baik aset maupun kewajiban perusahaan yang dibeli. Setelah merger, perusahaan yang dibeli akan kehilangan/berhenti beroperasi (Harianto dan Sudomo, 2001, p.640).
Akuisisi adalah pengambil-alihan (takeover) sebuah perusahaan dengan membeli saham atau aset perusahaan tersebut, perusahaan yang dibeli tetap ada. (Brealey, Myers, & Marcus, 1999, p.598).

Jenis-jenis Merger dan Akusisi
Menurut Damodaran 2001, suatu perusahaan dapat diakuisisi perusahaan lain dengan beberapa cara, yaitu :
a. Merger
Pada merger, para direktur kedua pihak setuju untuk bergabung dengan persetujuan para pemegang saham. Pada umumnya, penggabungan ini disetujui oleh paling sedikit 50% shareholder dari target firm dan bidding firm. Pada akhirnya target firm akan menghilang (dengan atau tanpa proses likuidasi) dan menjadi bagian dari bidding firm.
b. Konsolidasi
Setelah proses merger selesai, sebuah perusahaan baru tercipta dan pemegang saham kedua belah pihak menerima saham baru di perusahaan ini.
c. Tender offer
Terjadi ketika sebuah perusahaan membeli saham yang beredar perusahaan lain tanpa persetujuan manajemen target firm, dan disebut tender offer karena merupakan hostile takeover. Target firm akan tetap bertahan selama tetap ada penolakan terhadap penawaran. Banyak tender offer yang kemudian berubah menjadi merger karena bidding firm berhasil mengambil alih kontrol target firm.
d. Acquisistion of assets
Sebuah perusahaan membeli aset perusahaan lain melalui persetujuan pemegang saham target firm. (p.835).
Pembagian akuisisi tersebut berbeda menurut Ross, Westerfield, dan Jaffe 2002. Menurut mereka hanya ada tiga cara untuk melakukan akuisisi, yaitu :
a. Merger atau konsolidasi
Merger adalah bergabungnya perusahaan dengan perusahaan lain. Bidding firm tetap berdiri dengan identitas dan namanya, dan memperoleh semua aset dan kewajiban milik target firm. Setelah merger target firm berhenti untuk menjadi bagian dari bidding firm. Konsolidasi sama dengan merger kecuali terbentuknya perusahaan baru. Kedua perusahaan sama-sama menghilangkan keberadaan perusahaan secara hukum dan menjadi bagian dari perusahaan baru itu, dan antara perusahaan yang di-merger atau yang me-merger tidak dibedakan.
b. Acquisition of stock
Akuisisi dapat juga dilakukan dengan cara membeli voting stock perusahaan, dapat dengan cara membeli sacara tunai, saham, atau surat berharga lain. Acquisition of stock dapat dilakukan dengan mengajukan penawaran dari suatu perusahaan terhadap perusahaan lain, dan pada beberapa kasus, penawaran diberikan langsung kepada pemilik perusahaan yang menjual. Hal ini dapat disesuaikan dengan melakukan tender offer. Tender offer adalah penawaran kepada publik untuk membeli saham target firm, diajukan dari sebuah perusahaan langsung kepada pemilik perusahaan lain.
c. Acquisition of assets
Perusahaan dapat mengakuisisi perusahaan lain dengan membeli semua asetnya. Pada jenis ini, dibutuhkan suara pemegang saham target firm sehingga tidak terdapat halangan dari pemegang saham minoritas, seperti yang terdapat pada acquisition of stock (p.817-818).

Sedangkan berdasarkan jenis perusahaan yang bergabung, merger atau akuisisi dapat dibedakan :
a. Horizontal merger terjadi ketika dua atau lebih perusahaan yang bergerak di bidang industri yang sama bergabung.
b. Vertical merger terjadi ketika suatu perusahaan mengakuisisi perusahaan supplier atau customernya.
c. Congeneric merger terjadi ketika perusahaan dalam industri yang sama tetapi tidak dalam garis bisnis yang sama dengan supplier atau customernya. Keuntungannya adalah perusahaan dapat menggunakan penjualan dan distribusi yang sama.
d. Conglomerate merger terjadi ketika perusahaan yang tidak berhubungan bisnis melakukan merger. Keuntungannya adalah dapat mengurangi resiko. (Gitman, 2003, p.717).

Alasan-alasan Melakukan Merger dan Akuisisi

Ada beberapa alasan perusahaan melakukan penggabungan baik melalui merger maupun akuisisi, yaitu :
a. Pertumbuhan atau diversifikasi
Perusahaan yang menginginkan pertumbuhan yang cepat, baik ukuran, pasar saham, maupun diversifikasi usaha dapat melakukan merger maupun akuisisi. Perusahaan tidak memiliki resiko adanya produk baru. Selain itu, jika melakukan ekspansi dengan merger dan akuisisi, maka perusahaan dapat mengurangi perusahaan pesaing atau mengurangi persaingan.
b. Sinergi
Sinergi dapat tercapai ketika merger menghasilkan tingkat skala ekonomi (economies of scale). Tingkat skala ekonomi terjadi karena perpaduan biaya overhead meningkatkan pendapatan yang lebih besar daripada jumlah pendapatan perusahaan ketika tidak merger. Sinergi tampak jelas ketika perusahaan yang melakukan merger berada dalam bisnis yang sama karena fungsi dan tenaga kerja yang berlebihan dapat dihilangkan.
c. Meningkatkan dana
Banyak perusahaan tidak dapat memperoleh dana untuk melakukan ekspansi internal, tetapi dapat memperoleh dana untuk melakukan ekspansi eksternal. Perusahaan tersebut menggabungkan diri dengan perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi sehingga menyebabkan peningkatan daya pinjam perusahaan dan penurunan kewajiban keuangan. Hal ini memungkinkan meningkatnya dana dengan biaya rendah.
d. Menambah ketrampilan manajemen atau teknologi
Beberapa perusahaan tidak dapat berkembang dengan baik karena tidak adanya efisiensi pada manajemennya atau kurangnya teknologi. Perusahaan yang tidak dapat mengefisiensikan manajemennya dan tidak dapat membayar untuk mengembangkan teknologinya, dapat menggabungkan diri dengan perusahaan yang memiliki manajemen atau teknologi yang ahli.
e. Pertimbangan pajak
Perusahaan dapat membawa kerugian pajak sampai lebih 20 tahun ke depan atau sampai kerugian pajak dapat tertutupi. Perusahaan yang memiliki kerugian pajak dapat melakukan akuisisi dengan perusahaan yang menghasilkan laba untuk memanfaatkan kerugian pajak. Pada kasus ini perusahaan yang mengakuisisi akan menaikkan kombinasi pendapatan setelah pajak dengan mengurangkan pendapatan sebelum pajak dari perusahaan yang diakuisisi. Bagaimanapun merger tidak hanya dikarenakan keuntungan dari pajak, tetapi berdasarkan dari tujuan memaksimisasi kesejahteraan pemilik.
f. Meningkatkan likuiditas pemilik
Merger antar perusahaan memungkinkan perusahaan memiliki likuiditas yang lebih besar. Jika perusahaan lebih besar, maka pasar saham akan lebih luas dan saham lebih mudah diperoleh sehingga lebih likuid dibandingkan dengan perusahaan yang lebih kecil.
g. Melindungi diri dari pengambilalihan
Hal ini terjadi ketika sebuah perusahaan menjadi incaran pengambilalihan yang tidak bersahabat. Target firm mengakuisisi perusahaan lain, dan membiayai pengambilalihannya dengan hutang, karena beban hutang ini, kewajiban perusahaan menjadi terlalu tinggi untuk ditanggung oleh bidding firm yang berminat (Gitman, 2003, p.714-716).

Kelebihan dan Kekurangan Merger dan Akuisisi
Kelebihan Merger
Pengambilalihan melalui merger lebih sederhana dan lebih murah dibanding pengambilalihan yang lain (Harianto dan Sudomo, 2001, p.641)

Kekurangan Merger
Dibandingkan akuisisi merger memiliki beberapa kekurangan, yaitu harus ada persetujuan dari para pemegang saham masing-masing perusahaan,sedangkan untuk mendapatkan persetujuan tersebut diperlukan waktu yang lama. (Harianto dan Sudomo, 2001, p.642)

Kelebihan dan Kekurangan Akuisisi
Kelebihan Akuisisi
Keuntungan-keuntungan akuisisi saham dan akuisisi aset adalah sebagai berikut:
a. Akuisisi Saham tidak memerlukan rapat pemegang saham dan suara pemegang saham sehingga jika pemegang saham tidak menyukai tawaran Bidding firm, mereka dapat menahan sahamnya dan tidak menjual kepada pihak Bidding firm.
b. Dalam Akusisi Saham, perusahaan yang membeli dapat berurusan langsung dengan pemegang saham perusahaan yang dibeli dengan melakukan tender offer sehingga tidak diperlukan persetujuan manajemen perusahaan.
c. Karena tidak memerlukan persetujuan manajemen dan komisaris perusahaan, akuisisi saham dapat digunakan untuk pengambilalihan perusahaan yang tidak bersahabat (hostile takeover).
d. Akuisisi Aset memerlukan suara pemegang saham tetapi tidak memerlukan mayoritas suara pemegang saham seperti pada akuisisi saham sehingga tidak ada halangan bagi pemegang saham minoritas jika mereka tidak menyetujui akuisisi (Harianto dan Sudomo, 2001, p.643-644).

Kekurangan Akuisisi
Kerugian-kerugian akuisisi saham dan akuisisi aset sebagai berikut :
a. Jika cukup banyak pemegang saham minoritas yang tidak menyetujui pengambilalihan tersebut, maka akuisisi akan batal. Pada umumnya anggaran dasar perusahaan menentukan paling sedikit dua per tiga (sekitar 67%) suara setuju pada akuisisi agar akuisisi terjadi.
b. Apabila perusahaan mengambil alih seluruh saham yang dibeli maka terjadi merger.
c. Pada dasarnya pembelian setiap aset dalam akuisisi aset harus secara hukum dibalik nama sehingga menimbulkan biaya legal yang tinggi. (Harianto dan Sudomo, 2001, p.64)



Sunday, July 18, 2010

Metamorfosa

Hahah tenang temen-temen, aku bukan lagi mau ngebahas ilmu biologi jaman SMU dulu kok. Tapi memang kalo di pikir-pikir lagi, kita harus bisa ber-metamorfosa (untuk yang lebih baik tentunya). Sedikit cerita mengenai aku, si ulat yang sekarang sudah berubah menjadi kupu-kupu *cantik (ahahay sekali-kali muji diri sendiri gpp-laaah).

Sejak kecil sampai duduk di bangku SD, aku merasa diriku seperti ulat...ulat kecil yang memang udah di "setting" seperti robot...."bangun pagi - sekolah - ekskul - les privat - belajar ngaji - ngerjain PR - tidur"... begituuuuu aja kerjaan aku dari jaman dulu. Anak rumahan yang selalu pergi dan pulang dengan antar jemput sekolah dan menghabiskan waktu pulang sekolah dengan les, PR dan tidur.

Di bangku SMP, ulat kecil itu sudah sedikit bisa belajar berjalan. Aku mulai mandiri dan berusaha untuk menunjukkan segudang prestasi pada orang tua. Aku mulai belajar membuktikan bahwa akau bisa mandiri, aku ga perlu lagi di antar jemput dan bisa menjalani semuanya dengan baik. kalo inget jaman dulu SMP, ya ampuuuuun... rambut ga pernah absen di kuncir. Entah mau kuncir 2, kuncir buntut kuda, ampe kuncir belah zig-zag plus pita-pita n jepit warna-warni udah jadi "property wajib" yang harus dilakuin mama, katanya biar kalo belajar di sekolah...aku ga sibuk ngurusin rambut n bisa ngikutin pelajaran (secara jaman dulu rambut ku teubeeulnya minta ampuuun, ampe karet rambut "bedat" semuanya... n kudu pake karet gelang yang bau n "peuureeus" itu).

Di bangku SMU, aku mulai kenal cinta (jiaaaaaaaaaaaaaaaaah). Gara-gara cinta monyet aku ampe masuk BP gara-gara ngebantuin temen se-genx untuk dapet biodata kakak kelas dengan mengatas namakan BP&BK. Gara-gara naksir ma kakak kelas yang saat itu lumayan jadi idola, sempet kena damprat dari kakak kelas cewek gara-gara doi akrab banget ama aku, ampe 1 kompi dikeluarin cuma untuk ngedamprat aku (busyeeet). Aku juga sempet di sirikin ama semua temen cewek, karena dapet perhatian khusus dari pelatih PKS, hahah !! Kalo upacara, boleh ngadem di belakang, kalo lari maritim...boleh cuma 1 putaran, kalo ada tugas patroli di depan sekolah, pasti dipilihin yang posisinya enak....(^,^)v
Di SMU jugalah aku ketemu ama cinta pertamaku yang sekarang udah punya keluarga tentunya. Sekali nemu cinta pertama, langsung di restuin papa mama .... setelah berjalan 5 tahun lebih, udah deket banget ma keluarga...eeeh PUTUS !! Kakeknya ngejodohin dia dengan anak rekan bisnisnya, hmm.... ga jauh-jauh dari gono-gini. Ya sudahlah... anggep aja BUKAN JODOH-nya buuuuu !!! Tapi.. sakiiiiitttt n seudiiihhnya ga ilang-ilang, lamaaaaaa banget. Malah parahnya sempet jadi "pecandu rokok" ( padahal aku adalah orang yang SANGAT MEMBENCI ROKOK ) n sempet benciiiiii setengah idup ma yang namanya COWOK !! Bales dendam ma cowok, ada cowok yang ngedeketin aku...aku pura-pura kasih harapan...trus ku porotin (sebatas pulsa n traktir coklat aja) hahah....lumayan kaleee jaman itu kalo ada pulsa gretong, ya gak !!

Di bangku Kuliah, kebetulan aku saat itu kuliah di Yogya n nge-kost. Well FREEDOM in my HAND. Apa yang orang tua risaukan kalo anak kuliah jauh n ngekost itu ternyata bener !! Kita bisa BEBAAAASSS !!! Bebas keluar malem, bebas minta uang untuk beli baju, bebas mau kuliah apa gak, de el el. Tapi disitulah aku mulai belajar buaaanyyaak arti hidup. Aku pernah deket ama cowok beda agama dan akhirnya harus berakhir dengan sangat tragis...karena dia sangaaaaat mencintai aku, dia menganggap aku sudah membawa perubahan dan arti penting di hidupnya....sampai dia harus mengakhiri hidupnya hanya karena ingin bersamaku (RIP. Julian Rusdika - aku ga tau apakah kamu sengaja atau tidak Zi, yang aku tau kamu orang yang sangat baik....kamu ga akan aku lupa, dan aku selalu berdoa semoga kamu diterima dengan baik di sisi-Nya...AMIIIIINNN ). Aku juga pernah mengalami berbagai konflik dan problematika aneh n lucu dengan teman 1 kos n teman dekat sendiri, sempet ikut dancer juga (OMG....!!), jadi tau pergaulan GAY seperti apa (but I LOVE U Guyz !!...u all so owesome !!! ) , jadi tau sedikit tentang mavia n perjudian, kehidupan anak jalanan di Malioboro, kisah pelacur dan cara mereka "tetep laku" dengan tamunya, pernah jadi SPG n member di salah satu WO Yogya (Special Thanks for Alm.Hudy for all contribute n knowledge for me n team n for Cristhalia for all sexy dress n shoess), pernah dimohon oleh keluarga sahabat untuk nemenin ngobrol n makan siang dengan "Bpk.Pejabat" hanya untuk meloloskan tender dari perusahaan keluarganya - karena pejabat2 itu cuma mau ditemenin ama aku ** GILA ya orang2 !! (eiittzz tapi sorry...aku masih punya otak temanz !! bukan TTD diatas perut...kalo bukan karena permohonan sahabat n keluarganya, sudah pasti bakal aku ajak berantem di ring tinju !!!...........dan pada saat itulah pandanganku tentang arti sahabat LENYAAAAPP !!!!), jadi tau kehidupan anak malem kayak apa (ga enak !!! ngabisin duit !!)...trus sempet pacaran ama PLAYBOY Kampus pula n anehnya aku bisa naklukin playboy kampus (session bego-nya : aku juga cinta ma dia !!! PUTUS ke 2x nya setelah pacaran 2thn......huks...huks...). Buanyaaak lagi cerita yang terjadi, ilmu n pengalaman baru yang aku temuin sepanjang aku pacaran ama si Playboy Kampus itu.

Lepas dari bangku kuliah, aku kembali ke kampung kelahiran...
Disanalah aku mulai harus memutuskan.....
KEMANAKAH dan INGIN JADI APAKAH AKU ?!!
Pencarian jati diri dari kuliah ampeeee udah terjun di dunia kerja, membuat mata aku MELEK !!
Entah apa yang terjadi di malam itu, aku mimpi atau nggak...tapi aku merasa nyamaaaaan sekali...dan seperti ada yang menguatkan tekad aku n ngasih petunjuk...hawa itu berasa sangaaaat kuat sekali. Keesokan harinya, aku mengenakan JILBAB. Tugas dan beban berat untuk aku tentunya, mungkin inilah jawaban dari Pencarian Jati Diri Aku. Dengan berbekal keyakinan dan BISMILLAH....aku mulai membulatkan tekad untuk BERJILBAB. Semoga apa yang memang sudah di tunjukkan oleh-Nya padaku, membawa berkah yang baik untuk aku dan keluargaku. AMIIINNN !!!

Sekarang si ulat kecil...sudah bangun dari masa tidurnya..Selamat Datang Kupu-Kupu !!









Pernikahan Adat Sunda



Pagi ini, aku lagi iseng-iseng buka album foto pernikahan mama n alm.papa.
Hmm... emang beda yah temen-temen, jaman dulu prosesi adat itu kudu ada di setiap acara pernikahan. Dari A - Z....ga kebayang ribetnyaaaaa kayak apa. Penasaran juga, sebenernya apa sih arti dari setiap prosesi acara itu. Nyamperin mama ah....kudu nanya !! Malu-maluin pisan kan kalo aku (sebagai penerus yang mengalir darah sunda - hahah) ga tau apa artinya....tapi ternyata mama juga lupa-lupa inget *doeeeng !! Yuaaah sudahlah, ini dia sedikit banyak yang mama tau soal adat sunda :



Pertama, tahap Nendeun Omong. Tahap ini adalah pembicaraan orang tua kedua pihak mempelai atau siapapun yang dipercaya jadi utusan pihak pria yang punya rencana mempersunting seorang gadis sunda. Orang tua atau sang utusan datang bersilaturahmi dan menyimpan pesan bahwa kelak sang gadis akan dilamar. Sebelumnya memang orang tua masing-masing sudah membuat kesepakatan untuk menjodohkan atau laki-laki dan perempuannya sudah sepakat untuk ‘mengikat janji’ dalam suatu ikatan pernikahan, maka selanjutnya orang tua pria datang sendiri atau menyuruh orang ke rumah sang gadis untuk menyampaikan niat. Intinya, neundeun omong (titip ucap, menaruh perkataan atau menyimpan janji) yang menginginkan sang gadis agar menjadi menantunya. Dalam hal ini, orang tua atau utusan memerlukan kepandaian berbicara dan berbahasa, penuh keramahan.

Kedua, tahap Lamaran. Tahap melamar atau meminang ini sebagai tindak lanjut dari tahap pertama. Proses ini dilakukan orang tua calon pengantin keluarga sunda dan keluarga dekat. Hampir mirip dengan yang pertama, bedanya dalam lamaran, orang tua laki-laki biasanya mendatangi calon besannya dengan membawa makanan atau bingkisan seadanya, membawa lamareun sebagai simbol pengikat (pameungkeut), bisa berupa uang, seperangkat pakaian, semacam cincin pertunangan, sirih pinang komplit dan lainnya, sebagai tali pengikat kepada calon pengantin perempuannya. Selanjutnya, kedua pihak mulai membicarakan waktu dan hari yang baik untuk melangsungkan pernikahan.

Ketiga, tahap Tunangan. Tahap ini adalah prosesi ‘patuker beubeur tameuh’, yaitu dilakukan penyerahan ikat pinggang warna pelangi atau polos kepada si gadis.
Keempat, tahap Seserahan (3 – 7 hari sebelum pernikahan). Calon pengantin pria membawa uang, pakaian, perabot rumah tangga, perabot dapur, makanan, dan lain-lain.
Kelima, tahap Ngeuyeuk seureuh (opsional, jika ngeuyeuk seureuh tidak dilakukan, maka seserahan dilaksanakan sesaat sebelum akad nikah). Tahap ini dilakukan sebagai berikut:

1. Dipimpin Pengeuyeuk.
2. Pengeuyek mewejang kedua calon pengantin agar meminta ijin dan doa restu kepada kedua orang tua serta memberikan nasehat melalui lambang-lambang atau benda yang disediakan berupa parawanten, pangradinan dan sebagainya.
3. Diiringi lagu kidung oleh Pangeuyeuk
4. Disawer beras, agar hidup sejahtera.
5. dikeprak dengan sapu lidi disertai nasehat agar memupuk kasih sayang dan giat bekerja.
6. Membuka kain putih penutup pengeuyeuk. Melambangkan rumah tangga yang akan dibina masih bersih dan belum ternoda.
7. Membelah mayang jambe dan buah pinang (oleh calon pengantin pria). Bermakna agar keduanya saling mengasihi dan dapat menyesuaikan diri.
8. Menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak tiga kali (oleh calon pengantin pria).
Keenam, tahap Membuat Lungkun. Dua lembar sirih bertangkai saling dihadapkan. Digulung menjadi satu memanjang. Diikat dengan benang kanteh. Diikuti kedua orang tua dan para tamu yang hadir. Maknanya, agar kelak rejeki yang diperoleh bila berlebihan dapat dibagikan kepada saudara dan handai taulan.

Ketujuh, tahap Berebut uang di bawah tikar sambil disawer. Melambangkan berlomba mencari rejeki dan disayang keluarga.

Kedepalan, tahap Upacara Prosesi Pernikahan:

1. Penjemputan calon pengantin pria , oleh utusan dari pihak wanita
2. Ngabageakeun, ibu calon pengantin wanita menyambut dengan pengalungan bunga melati kepada calon pengantin pria, kemudian diapit oleh kedua orang tua calon pengantin wanita untuk masuk menuju pelaminan.
3. Akad nikah, petugas KUA, para saksi, pengantin pria sudah berada di tempat nikah. Kedua orang tua menjemput pengantin wanita dari kamar, lalu didudukkan di sebelah kiri pengantin pria dan dikerudungi dengan tiung panjang, yang berarti penyatuan dua insan yang masih murni. Kerudung baru dibuka saat kedua mempelai akan menandatangani surat nikah.
4. Sungkeman,
5. Wejangan, oleh ayah pengantin wanita atau keluarganya.
6. Saweran, kedua pengantin didudukkan di kursi. Sambil penyaweran, pantun sawer dinyanyikan. Pantun berisi petuah utusan orang tua pengantin wanita. Kedua pengantin dipayungi payung besar diselingi taburan beras kuning atau kunyit ke atas payung.
7. Meuleum harupat, pengantin wanita menyalakan harupat dengan lilin. Harupat disiram pengantin wanita dengan kendi air. Lantas harupat dipatahkan pengantin pria.
8. Nincak endog (menginjak telur), pengantin pria menginjak telur dan elekan sampai pecah. Lantas kakinya dicuci dengan air bunga dan dilap pengantin wanita.
9. Muka Panto (buka pintu). Diawali mengetuk pintu tiga kali. Diadakan tanya jawab dengan pantun bersahutan dari dalam dan luar pintu rumah. Setelah kalimat syahadat dibacakan, pintu dibuka. Pengantin masuk menuju pelaminan.

Berikut Ini adalah contoh video prosesi pernikahan adat sunda, Semoga berguna bagi pasangan pengantin yang akan menggunakan adat sunda dalam prosesi pernikahannya.